EMAIL : info@unidayan.ac.id
PHONE : (0402)2821138
LM Sjamsul Qamar Kembali Pimpin Unidayan Hingga Tahun 2023 Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau

LM Sjamsul Qamar Kembali Pimpin Unidayan Hingga Tahun 2023


artikel-lm-sjamsul-qamar-kembali-pimpin-unidayan-hingga-tahun-2023-2019-01-16-1547641926.jpg


Baubau - Ketua Yayasan Pembina Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Hj. Wa Ode Maasra Manarfa, S.Sos., M.Si disaksikan oleh Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si melantik Ir. H. LM. Sjamsul Qamar MT sebagai Rektor Unidayan Priode 2019 - 2023 di Hall Baruga Hotel Ratu Rajawali, Rabu (16/01).

Dirilis oleh Pembina UKM Bahasa dan Jurnalistik Unidayan, Dahmar, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan rangkaian inti dari penetapan Ir. LM. Sjamsul Qamar sebagai Rektor Unidayan oleh Panitia Pemilihan Rektor Unidayan Priode 2019 - 2023 pada tanggal 22 Desember 2018 lalu.

Ir. LM. Sjamsul Qamar, MT dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pihak Yayasan Pembina Unidayan dan berharap dapat menjalankan amanah sebagai Rektor Unidayan Priode 2019 - 2023 dengan baik.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan Pembina Unidayan dan segenap jajarannya. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, "Harap Sjamsul Qamar dijawab Aamiin oleh hadirin.

Rektor Unidayan yang baru dilantik ini juga menyampaikan terima kasihnya kepada segenap civitas akademika Unidayan atas kerjasamanya pada priode kepemimpinan sebelumnya. 

Sementara itu, Ketua Yayasan Pembina Unidayan, Hj. Wa Ode Maasra, S.Sos., M.Si dalam sambutannya berpesan bahwa Pihak Yayasan Pembina menaruh harapan besar kepada Rektor yang dilantik dapat mengembangkan Unidayan untuk lebih baik lagi ke depan. Wa Ode Maasra juga menyampaikan terima kasih kepada rektor-rektor terdahulu yang telah memajukan Unidayan pada masanya.

Ketua LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si dalam orasi ilmiahnya berpesan kepada Unidayan bahwa sekarang jamannya bukan lagi Perguruan Tinggi melahirkan alumni yang berkualitas hanya dengan ukuran masa studi cepat dan IPK yang tinggi. Melainkan yang dibutuhkan pada era jaman now ini adalah kualitas dengan indikator bisa berdaya saing.

"Artinya apa? Apapun yang kita hasilkan mampu memenangkan persaingan di lapangan atau di dunia kerja, "ungkap Guru Besar di bidang sosiologi ini.

Lanjut, mantan Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Makassar ini berharap, hendaknya alumni dapat membantu pemerintah setempat dalam menciptakan lapangan kerja dengan kemampuan daya saing yang dimilikinya.

Hal senada ditambahkan oleh Walikota Baubau, Dr. H. AS. Thamrin, MH, dalam sambutannya bahwa SDM sebaiknya selain cerdas dari aspek intelektualnya, juga harus cerdas dari aspek emosional dan spritualnya.

"Harus ada keseimbangan antara kecerdasan intelektual yang letaknya di otak, emosional di hati dan spritual, hubungan dengan Allah, " tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sekretaris LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Segenap Pengurus Yayasan Pembina Unidayan, Para Wakil Rektor Unidayan, Direktur Pascasarjana Unidayan, para Dekan lingkup Unidayan, Kepala Bagian Sumda Polres Baubau, Pasi Persdim 1413/Buton, ratusan dosen Unidayan, dan undangan lainnya. (***)