Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau

EMAIL : info@unidayan.ac.id
PHONE : (0402)2821138
Wisuda Periode Pertama Unidayan 2019: Rayakan Kelulusan 313 Mahasiswa

Wisuda Periode Pertama Unidayan 2019: Rayakan Kelulusan 313 Mahasiswa


artikel-wisuda-periode-pertama-unidayan-2019-rayakan-kelulusan-313-mahasiswa-2019-06-15-1560588116.jpeg

BAUBAU - Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) dengan visi Unggul di kawasan timur Indonesia kembali menggelar Sidang Terbuka Wisuda Sarjana yang ke-39 dan Pascasarjana ke-18, Sabtu (15/06/2019). Sejumlah 313 mahasiswa sarjana dan pascasarjana Unidayan merayakan kelulusannya di Gedung Baruga La Ode Malim Kampus Palagimata. Wisuda kelulusan ini adalah wisuda periode pertama Unidayan untuk tahun 2019.

Prosesi Wisuda ini dihadiri oleh perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi, Walikota Baubau, Ketua Yayasan Pembina Unidayan, Rektor Unidayan, Wakil Bupati Buton, Guru Besar dan Senat Unidayan, perwakilan DRPD Kota Baubau, Anggota Forkopimda se Kota Baubau, Ketua Pengadilan Negeri Baubau, Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, Segenap Pengurus Yayasan Pembina Unidayan, Para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, dan para perwakilan Pimpinan Lembaga/Instansi/Badan/SKPD se Kota Baubau.

Dalam pidato wisuda kali ini, Rektor Unidayan, Ir. H. LM Sjamsul Qamar, MT., IPU mengawalinya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh wisudawan termasuk kepada orang tua atau walinya. Disampaikannya bahwa jumlah wisudawan terdiri dari 306 orang sarjana dan 7 orang magister (S2), sehingga Unidayan hingga tahun 2019 ini mewisuda sarjana dan magister berjumlah 11.533 orang.

Selanjutnya Sjamsul Qamar menyampaikan prestasi Unidayan, diantaranya, berdasarkan hasil pemeringkatan perguruan tinggi se Indonesia oleh Kemenristekdikti tahun 2018, Unidayan masuk dalam klaster 3 peringkat 365  dari 3.533 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia.

“Berdasarkan hasil pemeringkatan perguruan tinggi se-Indonesia oleh Kemenristekdikti tahun 2018, Unidayan masuk dalam klaster 3 peringkat 365  dari 3.533 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia”, ungkap Sjamsul Qamar.

Peringkat ini masuk dalam kategori peringkat terbaik untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Sulawesi Tenggara yang penilaiannya berdasarkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kualitas kegiatan kemahasiswaan,  kualitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat, dan kualitas inovasi.

Berikutnya, Unidayan dan seluruh program studinya telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan saat ini terdapat 10 program studi mengalami peningkatan status akreditasi “B” yaitu Program Studi Budidaya Perairan, Sosiologi, Pendidikan Sejarah, Ilmu Hukum, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, Pendidikan Ekonomi, Administrasi Negara dan Program Pascasarjana. Dan terbaru Prodi Kesehatan Masyarakat pada bulan Oktober 2018 juga mengalami peningkatan akreditasi menjadi “B” sebagaimana SK Nomor 0743/LAM-PTKes/Akr/Sar/X/2018 yang dikeluarkan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes). 

Selain itu, di zaman revolusi industri 4.0 sekarang ini, dimana penggunaan sistem informasi dan teknologi (IT) bergerak begitu cepat. Terhadap hal ini, UNIDAYAN menyesuaikan diri dengan cepat, yakni, dengan memperkuat Sistem Infomasi. Saat ini penerimaan mahasiswa baru, sistem penawaran mata kuliah, pendaftaran wisuda, dan lainnya sudah bisa dilakukan secara online (daring). Sehingga memberikan kemudahan bagi pihak terkait khususnya mahasiswa dalam melakukan proses administrasi tanpa dibatasi oleh jarak, ruang dan waktu. 

Menutup pidatonya Sjamsul Qamar berharap para wisudawan dapat berkontribusi pada pembangunan nasional maupun daerah khususnya di kawasan Buton Kepulauan, sesuai dengan bidang ilmu masing-masing.

Reportase: Dahmar, SKM., M.Kes - Akademisi FKM Unidayan