Universitas Dayanu Ikhsanuddin berkesempatan mengikuti Supervisi Perpustakaan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 14-15 Juni 2023 di Hotel Plaza Inn Kendari by Horison, Kota Kendari. Unidayan diwakili oleh Tri Adriyani, SIP., M.Si., selaku pustakawati universitas.
Evaluasi perpustakaan ini dihadiri oleh berbagai pihak diantaranya, Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI, Dr. Upriyadi, S. S., M. Hum., Tim Perpustakaan Nasional, Mohamad Indra Riawan, S. Kom, dan Ibu Monalisa Silvia Maretta, S.Sos., M.P., pustakawan dari perwakilan perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, Selain itu juga hadir melalui Zoom Meeting. Dr. Andi Lukman, Kepala LLDIKTI Wilayah IX SULTANBATARA, serta Drs. Nurcahyono, SS., M.Si., selaku Kepala Pusat Pengembangan Purpusnas juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Evaluasi perpustakaan ini merupakan kesempatan berharga bagi Unidayan untuk meningkatkan kualitas perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi. Tri Adriyani, yang menjadi perwakilan pustakawati dari Unidayan, hadir dalam kegiatan tersebut dengan semangat dan antusiasme untuk memperoleh wawasan baru tentang pengelolaan perpustakaan yang efektif.
Dr. Upriyadi, S. S., M. Hum., sebagai Pustakawan Ahli Utama dari Perpustakaan Nasional RI, memberikan materi tentang pengelolaan perpustakaan perguruan tinggi. Ia membahas berbagai aspek terkait pengelolaan yang efektif dan efisien guna memberikan manfaat maksimal bagi pengguna perpustakaan.
Selanjutnya, Mohamad Indra Riawan, S. Kom., dari Tim Perpustakaan Nasional, membawakan materi mengenai pendataan perpustakaan serta aplikasi Perpustakaan Nasional. Materi ini memberikan wawasan kepada peserta evaluasi mengenai pentingnya pengumpulan data yang akurat dan penggunaan aplikasi yang dapat mempermudah pengelolaan perpustakaan.
Ibu Monalisa Silvia Maretta, S.Sos., M.P., pustakawan dari perwakilan perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan. Ia memberikan contoh nyata mengenai implementasi strategi dan inovasi dalam meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan perpustakaan di lingkungan perguruan tinggi.
Tri Adriyani dan pustakawan lainnya berkesempatan untuk memperluas pengetahuan mereka dalam hal manajemen perpustakaan, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan layanan kepada pengguna, dan kolaborasi antarperpustakaan.
Keberadaan Tim Perpustakaan Nasional, Pusat Pengembangan Purpusnas, dan LLDIKTI Wilayah IX SULTANBATARA memberikan kesempatan berharga bagi pustakawan Unidayan untuk mendapatkan panduan dan masukan dari para ahli di bidang perpustakaan. Kehadiran mereka melalui Zoom Meeting menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung pengembangan perpustakaan di perguruan tinggi.
Tri Adriyani, sebagai pustakawati yang mewakili Unidayan, merasa terhormat dan terinspirasi oleh atmosfer kolaboratif dalam kegiatan evaluasi ini. Ia berharap bahwa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diimplementasikan dalam pengembangan perpustakaan di Unidayan. Melalui penerapan langkah-langkah konkret yang telah dibahas, Tri Adriyani dan tim perpustakaan Unidayan bertekad untuk meningkatkan kualitas perpustakaan guna mendukung proses pembelajaran, penelitian, dan pengembangan akademik di perguruan tinggi.