research
  • 30 Aug
  • 2024

UNIDAYAN DAN LLDIKTI WILAYAH IX GELAR WORKSHOP PENGEMBANGAN PROFESI DAN TRI DHARMA DOSEN TAHUN 2024

  • Oleh Unidayan Operator

Unidayan, 30 Agustus 2024 - Universitas Dayanu Ikhsanuddin bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX menggelar Workshop Pengembangan Profesi dan Tri Dharma Dosen Tahun 2024. Kegiatan ini bertempat di Gedung Baruga La Ode Malim dan dihadiri oleh dosen-dosen dari berbagai program studi.

Workshop ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kompetensi dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Acara ini juga menjadi momentum penting dalam pengembangan profesionalisme dosen, khususnya dalam hal peningkatan jabatan fungsional dan kualitas karya ilmiah.


Materi yang dibawakan oleh narasumber mencakup berbagai aspek penting terkait pengelolaan karier akademik dosen. Bapak Markus Yan Patarru, S.Sos., M.M., Kepala Sub Bagian Pendidik & Tenaga Kependidikan LLDIKTI Wilayah IX, sebagai pemateri pertama, memaparkan penyamaan persepsi terkait proses kenaikan jabatan dosen melalui SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi). Beliau menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap proses ini, terutama dalam hal persyaratan khusus karya ilmiah. Pemahaman yang mendalam akan memudahkan dosen dalam pengajuan kenaikan jabatan secara lebih efektif dan efisien.

Bapak La Ode Abdul Kadir, S.E., dan  Andi Faisal, S.E., M.Si., menyampaikan materi tentang tata cara pembuatan DUPAK (Daftar Usul Penetapan Angka Kredit) dan PAK (Penetapan Angka Kredit) melalui SISTER. Dalam paparannya, beliau menjelaskan langkah-langkah teknis serta persyaratan yang harus dipenuhi oleh dosen dalam pengajuan angka kredit. Hal ini bertujuan agar dosen lebih memahami prosedur administrasi yang diperlukan untuk peningkatan jenjang karier akademik mereka.

Workshop ini menekankan keterkaitan antara pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sistem yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi Swasta (PTS), semua data yang berkaitan dengan dosen harus dilaporkan dan dicatat melalui sistem yang terintegrasi. Sistem ini tidak hanya mendukung penilaian kinerja dosen, tetapi juga menjadi dasar pengambilan keputusan strategis dalam pengembangan institusi secara keseluruhan.


Workshop ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dosen mengenai pentingnya pelaporan yang akurat dan terintegrasi dalam sistem pengelolaan data akademik. Dengan demikian, dosen dapat lebih fokus dalam mengembangkan karya ilmiah, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, dan meningkatkan kualitas pengajaran, yang semuanya mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Unidayan, melalui kegiatan ini, terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang unggul dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan LLDIKTI Wilayah IX dalam workshop ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, guna mendorong tercapainya kualitas pendidikan tinggi yang lebih baik.