Baubau, 15 Oktober 2024 – Lokakarya Program Pendanaan Revitalisasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) Tahun 2024 dengan tema Penyelenggaraan Kemitraan Program Studi dan Bidang Studi PPG dengan Sekolah Mitra dan Guru Pamong. Acara ini berlangsung selama dua hari, mulai 14 hingga 15 Oktober 2024, bertempat di Nirwana Buton Villa, Kota Baubau.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unidayan, Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya, menegaskan pentingnya revitalisasi LPTK melalui kemitraan strategis antara Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan sekolah mitra dan guru pamong. “Kolaborasi yang baik akan menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak tenaga pendidik yang berkompeten.
Dr. Hari Wibawanto, M.T. dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), memaparkan pentingnya kerja sama antara Program Studi PPG dengan sekolah mitra dan guru pamong. Dr. Hari juga menekankan bahwa sinergi ini akan memastikan pelaksanaan PPG yang lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan kualitas calon guru di lapangan.

Selain itu, Dr. Widya Karmila Sari Achmad, M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar (UNM) juga memberikan penjelasannya terkait Memorandum of Understanding (MoU) yang akan memperkuat kerangka kerja sama antara LPTK dan sekolah mitra. MoU ini dirancang untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar dan memfasilitasi pertukaran pengetahuan serta praktik terbaik antara para pendidik dan tenaga kependidikan di berbagai sekolah mitra.

Lokakarya ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan Program PPG, sekaligus memperkuat kemitraan antara Unidayan dan sekolah mitra dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.