research
  • 04 Jul
  • 2026

Unidayan Kukuhkan 369 Lulusan pada Wisuda Sarjana ke-53 dan Pascasarjana ke-32 Periode I Tahun 2026

  • Oleh Unidayan Operator

Baubau, 4 Juli 2026 – Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan menggelar Wisuda Sarjana ke-53 dan Pascasarjana ke-32 Periode I Tahun 2026 di Gedung Baruga La Ode Malim Unidayan, Sabtu (4/7). Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri oleh orang tua wisudawan, sivitas akademika, serta berbagai unsur pemerintah dan mitra strategis universitas.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si., Wali Kota Baubau yang diwakili Asisten I Setda Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Kota Baubau, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan, Komandan Kodim 1413 Buton, Komandan Pos TNI AL, pimpinan perguruan tinggi se-Kota Baubau, pimpinan perbankan mitra Unidayan, serta Ketua Badan Pengurus Yayasan Pembina Universitas Dayanu Ikhsanuddin beserta jajaran pengurus.


Pada kesempatan tersebut, Universitas Dayanu Ikhsanuddin mengukuhkan ratusan lulusan yang berasal dari berbagai program studi jenjang sarjana dan pascasarjana. Para lulusan berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta Program Pascasarjana.


Dalam laporannya, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU, menyampaikan bahwa wisuda merupakan momentum penting yang menandai selesainya proses pendidikan formal sekaligus awal pengabdian para lulusan kepada masyarakat.

Menurut Rektor, keberhasilan para wisudawan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Rektor juga memaparkan berbagai capaian institusi yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir. Unidayan terus memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi dosen, pengembangan penelitian, publikasi ilmiah, penguatan akreditasi program studi, serta peningkatan kerja sama dengan berbagai institusi. Hingga tahun 2026, Unidayan memiliki enam profesor dan 26 doktor sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Selain itu, universitas secara konsisten memberikan dukungan kepada mahasiswa melalui berbagai program beasiswa dengan total nilai mencapai lebih dari Rp2,5 miliar setiap semester, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Rektor turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika atas dedikasi dalam menyelenggarakan proses pendidikan, serta mengucapkan terima kasih kepada para orang tua dan wali mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Dayanu Ikhsanuddin.


Dalam orasi ilmiahnya, Dr. Ir. Isradi Zainal, M.T., M.H., M.M., DESS, M.K.3., IPU, ASEAN Engineer menyampaikan orasi ilmiah mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menjelaskan bahwa pemindahan ibu kota merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan pembangunan nasional sekaligus mengurangi berbagai persoalan yang dihadapi Jakarta, seperti kemacetan, kepadatan penduduk, dan penurunan kualitas lingkungan. Menurutnya, pembangunan IKN harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan, mitigasi risiko bencana, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengembangan transportasi massal. Kehadiran IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia melalui pembangunan yang modern, aman, dan berkelanjutan.


Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si., memberikan apresiasi atas konsistensi Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam menghasilkan lulusan dari berbagai disiplin ilmu. Ia berharap seluruh wisudawan mampu menjaga nama baik almamater, terus meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Dr. Andi Lukman juga menekankan pentingnya penguasaan keterampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, penguasaan teknologi informasi, kemampuan berbahasa asing, serta karakter yang kuat sebagai modal utama menghadapi persaingan global. Menurutnya, keberhasilan lulusan tidak hanya ditentukan oleh indeks prestasi akademik, tetapi juga integritas, etos kerja, kemampuan berkolaborasi, dan kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.

Ia juga mendorong perguruan tinggi agar semakin memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri melalui program magang, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan sebelum memasuki dunia profesional.


Pemerintah Kota Baubau melalui Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui inovasi, kreativitas, dan profesionalisme sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat mulai dari pembacaan doa, pelantikan wisudawan, penyerahan ijazah, hingga pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik dari berbagai program studi. Universitas juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih selama menempuh pendidikan.


Momentum wisuda semakin bermakna dengan penyerahan alumni Universitas Dayanu Ikhsanuddin secara simbolis oleh pimpinan universitas kepada Drs. La Ode Hadia, M.Si., sebagai perwakilan Ikatan Alumni Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Penyerahan tersebut menandai bergabungnya para wisudawan sebagai bagian dari keluarga besar alumni yang diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan almamater.


Selanjutnya, pembacaan Janji Alumni dipimpin oleh lulusan terbaik Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Adelia Rahmi, dari Program Studi Ilmu Hukum dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 dan predikat Pujian. Janji alumni menjadi komitmen moral seluruh lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater, mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh, menjunjung tinggi etika profesi, serta mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Prosesi Wisuda Sarjana ke-53 dan Pascasarjana ke-32 Periode I Tahun 2026 ditutup dengan suasana penuh haru dan kebanggaan. Momen tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan, sekaligus memperkuat peran Unidayan sebagai perguruan tinggi yang terus melahirkan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia.