BUTENG, 27 Mei 2025 – Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., I.P.U., bersama tim supervisi universitas, melaksanakan kegiatan supervisi terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan XI di dua kecamatan, yakni Mawasangka Timur dan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah.Kegiatan supervisi ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Mei 2025, sebagai bentuk evaluasi atas keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui KKN. Kecamatan Mawasangka Timur meliputi desa-desa Batubanawa, Bonemarambe, Bungi, Inulu, Lagili, Lasori, Wambuloli, dan Wantopi, sedangkan Kecamatan Mawasangka Tengah mencakup desa Lolibo, Lantongau, Watorumbe, Watorumbe Bata, dan Langkomu.Rombongan supervisi yang dipimpin langsung oleh Rektor Unidayan turut didampingi oleh sejumlah pejabat universitas, antara lain Kepala Lembaga Pengabdian Masyarakat, Ir. Tamar Mustari, M.S., Wakil Rektor Bidang Administrasi, Keuangan, dan SDM, Wa Ode Zamrud, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., serta dosen pembimbing lapangan yakni Dr. Wa Ode Zulia Prihatini, S.T., M.T., Dianti Afrilia, S.Pd., M.Pd., dan Wa Ode Vitaria Al Rasyid, S.T., M.T.Dalam kunjungan tersebut, tim supervisi melakukan dialog langsung dengan mahasiswa peserta KKN serta interaksi dengan masyarakat setempat guna mengidentifikasi perkembangan, tantangan, serta dampak positif dari program KKN yang telah dilaksanakan di masing-masing lokasi.Rektor Unidayan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan supervisi ini merupakan bagian integral dari proses akademik dan pengabdian yang bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh program KKN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. "Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa hadir di tengah masyarakat dengan membawa solusi, inovasi, dan semangat kolaboratif sesuai dengan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian," ujar Rektor. Program KKN Tematik Angkatan XI ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah Buton Tengah.
SelengkapnyaBaruga La Ode Malim – Rabu, 21 Mei 2025, Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menggelar kegiatan Kuliah Umum yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi dan fakultas. Bertempat di Baruga La Ode Malim, kegiatan ini mengangkat tema: “Konsep Dasar Perbuatan Melawan Hukum”, yang menjadi sorotan penting dalam pengembangan wawasan hukum lintas disiplin.Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu:👩⚖️ Dr. Dinna Dayana La Ode Malim, S.H., M.H. (Narasumber)🎓 Dr. Nurhayati, M.Si. (Moderator)Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan konsep dasar mengenai perbuatan melawan hukum dari sudut pandang hukum perdata maupun administrasi publik. Mahasiswa diberikan gambaran nyata mengenai praktik-praktik yang masuk dalam kategori tersebut serta dampak yuridis yang ditimbulkan.“Kuliah umum ini menjadi momen penting untuk membuka cakrawala berpikir mahasiswa, agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap aspek hukum dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Dr. Dinna Dayana La Ode Malim dalam salah satu sesi pemaparannya.Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini berlangsung interaktif. Mahasiswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif mengikuti sesi dialog terbuka yang dibagi dalam dua bagian:Sesi Game: Pada sesi ini, masing-masing utusan dari program studi diminta untuk membuat rekayasa kasus di bidang perdata dan pidana. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga melatih mahasiswa dalam menganalisis dan memahami konstruksi hukum dalam konteks nyata. Sebagai bentuk apresiasi, para peserta sesi ini mendapatkan buku karya Dr. Dinna Dayana La Ode Malim yang berjudul “Dasar-Dasar Hukum Perikatan”.Sesi Tanya Jawab:Dibuka secara luas bagi seluruh peserta, sesi ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat kritis, serta berdialog langsung dengan para narasumber. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mencerminkan antusiasme dan minat mahasiswa dalam memahami lebih dalam isu-isu hukum yang relevan dengan kondisi saat ini.Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung kebijakan Kampus Merdeka, dengan memberikan ruang pengayaan akademik yang melibatkan lintas program studi.“Antusiasme mahasiswa menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini perlu terus dilaksanakan secara berkala. Apalagi, tema-tema hukum sangat relevan bagi seluruh bidang keilmuan,” ungkapnya.Melalui kegiatan ini, UNIDAYAN terus mendorong terbentuknya lingkungan akademik yang kritis, inklusif, dan terhubung dengan realitas sosial serta regulasi hukum yang berkembang di masyarakat.
SelengkapnyaUnidayan – Senin, 12 Mei 2025 | Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali menyatukan semangat kebersamaan lintas generasi melalui kegiatan Reuni Antar Alumni yang mengusung tema: “Berbagi Memori Menjemput Masa Depan.” Bertempat di Gedung Baruga La Ode Malim, kegiatan ini menjadi forum silaturahmi strategis antara alumni dan sivitas akademika untuk membangun sinergi, memperkuat jejaring, serta mendukung kemajuan institusi secara berkelanjutan.Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:Bupati Buton Selatan, H. Adios, S.Sos. (Alumni Unidayan),Ketua Yayasan Pembina Unidayan, Ibu Wa Ode Maasra Manarfa, S.Sos., M.Si.,Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. H.L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU.,Direktur Program Pascasarjana, Dr. Andi Tenri, S.Sos., M.Si.,Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat, Tamar Mustari, M.S.,Para Wakil Rektor,Alumni Unidayan lintas angkatan,Serta perwakilan mahasiswa dari seluruh program studi.Pembukaan Melalui Apel Pagi dan Simbolisasi Identitas Alumni: Rangkaian kegiatan dimulai dengan apel pagi yang berlangsung di lingkungan kampus. Apel tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Unidayan, Ir. H.L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para alumni yang telah kembali ke kampus sebagai bentuk kecintaan terhadap almamater.Dalam sambutan tersebut, Rektor menekankan bahwa reuni bukan sekadar ajang nostalgia, tetapi juga wadah pertukaran ide, pengalaman, dan inspirasi yang dapat mendukung peran Unidayan dalam menjawab tantangan masa depan.Dilanjutkan dengan sepatah kata dari perwakilan alumni, yang dalam hal ini disampaikan oleh Bupati Buton Selatan, H. Adios, S.Sos. Beliau menyampaikan rasa haru dan bangga sebagai bagian dari keluarga besar Unidayan, sekaligus mengajak seluruh alumni untuk terus berperan aktif dalam mengembangkan almamater dari berbagai sektor pengabdian masing-masing.Acara apel pagi juga dirangkaikan dengan:Penyerahan Daftar Alumni secara simbolis kepada Rektor Unidayan: Penyematan Baju Alumni kepada sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Unidayan, sebagai bentuk pengakuan dan kebanggaan terhadap identitas sebagai alumni Unidayan.Dialog Interaktif: Ruang Inspiratif Antara Mahasiswa dan AlumniSetelah apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif bertajuk “Berbagi Memori Menjemput Masa Depan” yang menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan dan alumni:H. Adios, S.Sos. (Bupati Buton Selatan),Wa Ode Maasra Manarfa, S.Sos., M.Si. (Ketua Yayasan Pembina Unidayan),Ir. H.L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU. (Rektor Unidayan),Drs. Arif Tasila (Tokoh Alumni).Diskusi ini dimoderatori oleh Dr. Munafi, dan berlangsung dalam dua sesi diskusi interaktif, yang memberikan ruang bagi:Perwakilan mahasiswa untuk menyampaikan pertanyaan, refleksi, dan harapan tentang peran alumni dalam pengembangan karier serta peningkatan mutu akademik,Perwakilan alumni untuk berbagi pengalaman di dunia kerja, tantangan kepemimpinan, serta kontribusi alumni dalam mendukung pengembangan Unidayan di berbagai bidang.Kegiatan dialog berlangsung hangat, terbuka, dan penuh antusiasme. Mahasiswa mengapresiasi kesempatan langka untuk berdialog langsung dengan alumni yang telah sukses di berbagai bidang. Di sisi lain, para alumni juga memberikan motivasi serta dorongan untuk memupuk semangat belajar dan kolaborasi sejak di bangku kuliah.Agenda Lanjutan: Ramah Tamah dan Ziarah ke Makam Para PendiriKegiatan reuni ini tidak hanya berlangsung satu hari. Pada malam harinya, para alumni dan sivitas akademika dijadwalkan mengikuti Malam Ramah Tamah yang menjadi ajang untuk mempererat relasi, membangun kolaborasi baru, dan menyusun gagasan tindak lanjut program alumni Unidayan.Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan para pendiri universitas, agenda reuni akan dilanjutkan pada Selasa, 13 Mei 2025, dengan ziarah ke makam para Rektor Pendiri Unidayan. Kegiatan ini menjadi wujud penghargaan atas jasa dan dedikasi para pendiri dalam membangun pondasi pendidikan tinggi di kawasan Kepulauan Buton.Kegiatan reuni alumni ini merupakan cerminan dari semangat kebersamaan, loyalitas, dan komitmen yang tak lekang oleh waktu. Unidayan meyakini bahwa sinergi antara alumni, mahasiswa, dan sivitas akademika adalah kunci penting dalam menciptakan ekosistem akademik yang inklusif, progresif, dan berdaya saing. Semoga semangat reuni ini menjadi suluh yang terus menyala dalam perjalanan panjang Universitas Dayanu Ikhsanuddin menuju masa depan yang gemilang.
Selengkapnya