Baubau, 4 Juli 2026 – Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan menggelar Wisuda Sarjana ke-53 dan Pascasarjana ke-32 Periode I Tahun 2026 di Gedung Baruga La Ode Malim Unidayan, Sabtu (4/7). Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, dihadiri oleh orang tua wisudawan, sivitas akademika, serta berbagai unsur pemerintah dan mitra strategis universitas.Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si., Wali Kota Baubau yang diwakili Asisten I Setda Kota Baubau La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., Ketua DPRD Kota Baubau, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan, Komandan Kodim 1413 Buton, Komandan Pos TNI AL, pimpinan perguruan tinggi se-Kota Baubau, pimpinan perbankan mitra Unidayan, serta Ketua Badan Pengurus Yayasan Pembina Universitas Dayanu Ikhsanuddin beserta jajaran pengurus.Pada kesempatan tersebut, Universitas Dayanu Ikhsanuddin mengukuhkan ratusan lulusan yang berasal dari berbagai program studi jenjang sarjana dan pascasarjana. Para lulusan berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, serta Program Pascasarjana.Dalam laporannya, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU, menyampaikan bahwa wisuda merupakan momentum penting yang menandai selesainya proses pendidikan formal sekaligus awal pengabdian para lulusan kepada masyarakat.Menurut Rektor, keberhasilan para wisudawan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.Rektor juga memaparkan berbagai capaian institusi yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir. Unidayan terus memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi dosen, pengembangan penelitian, publikasi ilmiah, penguatan akreditasi program studi, serta peningkatan kerja sama dengan berbagai institusi. Hingga tahun 2026, Unidayan memiliki enam profesor dan 26 doktor sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi.Selain itu, universitas secara konsisten memberikan dukungan kepada mahasiswa melalui berbagai program beasiswa dengan total nilai mencapai lebih dari Rp2,5 miliar setiap semester, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.Rektor turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika atas dedikasi dalam menyelenggarakan proses pendidikan, serta mengucapkan terima kasih kepada para orang tua dan wali mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Dayanu Ikhsanuddin.Dalam orasi ilmiahnya, Dr. Ir. Isradi Zainal, M.T., M.H., M.M., DESS, M.K.3., IPU, ASEAN Engineer menyampaikan orasi ilmiah mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia menjelaskan bahwa pemindahan ibu kota merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan pembangunan nasional sekaligus mengurangi berbagai persoalan yang dihadapi Jakarta, seperti kemacetan, kepadatan penduduk, dan penurunan kualitas lingkungan. Menurutnya, pembangunan IKN harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan, mitigasi risiko bencana, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengembangan transportasi massal. Kehadiran IKN diharapkan tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia melalui pembangunan yang modern, aman, dan berkelanjutan.Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si., memberikan apresiasi atas konsistensi Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam menghasilkan lulusan dari berbagai disiplin ilmu. Ia berharap seluruh wisudawan mampu menjaga nama baik almamater, terus meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.Dr. Andi Lukman juga menekankan pentingnya penguasaan keterampilan komunikasi, kemampuan berpikir kritis, penguasaan teknologi informasi, kemampuan berbahasa asing, serta karakter yang kuat sebagai modal utama menghadapi persaingan global. Menurutnya, keberhasilan lulusan tidak hanya ditentukan oleh indeks prestasi akademik, tetapi juga integritas, etos kerja, kemampuan berkolaborasi, dan kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.Ia juga mendorong perguruan tinggi agar semakin memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri melalui program magang, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman kerja yang relevan sebelum memasuki dunia profesional.Pemerintah Kota Baubau melalui Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Darussalam, S.Sos., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui inovasi, kreativitas, dan profesionalisme sesuai bidang keilmuan masing-masing.Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh khidmat mulai dari pembacaan doa, pelantikan wisudawan, penyerahan ijazah, hingga pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik dari berbagai program studi. Universitas juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih selama menempuh pendidikan.Momentum wisuda semakin bermakna dengan penyerahan alumni Universitas Dayanu Ikhsanuddin secara simbolis oleh pimpinan universitas kepada Drs. La Ode Hadia, M.Si., sebagai perwakilan Ikatan Alumni Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Penyerahan tersebut menandai bergabungnya para wisudawan sebagai bagian dari keluarga besar alumni yang diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan almamater.Selanjutnya, pembacaan Janji Alumni dipimpin oleh lulusan terbaik Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Adelia Rahmi, dari Program Studi Ilmu Hukum dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 dan predikat Pujian. Janji alumni menjadi komitmen moral seluruh lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater, mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh, menjunjung tinggi etika profesi, serta mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.Prosesi Wisuda Sarjana ke-53 dan Pascasarjana ke-32 Periode I Tahun 2026 ditutup dengan suasana penuh haru dan kebanggaan. Momen tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan, sekaligus memperkuat peran Unidayan sebagai perguruan tinggi yang terus melahirkan sumber daya manusia unggul, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia.Baca Juga Berita:LP3MLK UNIDAYAN BEKALI CALON WISUDAWAN HADAPI DUNIA KERJA MELALUI SHARING SESSION FROM CAMPUS TO CAREERFKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN TINGKATKAN DAYA SAING LULUSAN MELALUI PELATIHAN SOFT SKILL DAN LAYANAN KARIERFKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN YUDISIUM 46 MAHASISWA, LULUSKAN ANGKATAN PERDANA PROGRAM STUDI GIZI
SelengkapnyaBaubau – Lembaga Pengembangan Pembelajaran, Penjaminan Mutu, dan Layanan Karier (LP3MLK) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan Sharing Session bertajuk "From Campus to Career: Menyusun Peta Karier, Membangun Kompetensi, dan Menemukan Arah Profesional Lulusan Universitas Dayanu Ikhsanuddin" di Baruga La Ode Malim, Kota Baubau, Kamis (2/7/2026).Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam mempersiapkan calon lulusan agar memiliki daya saing tinggi melalui penguatan kompetensi, pengembangan soft skills, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia usaha yang semakin kompetitif dan dinamis.Ketua Panitia, La Ode Ismail Djabaru, S.I.P., M.A., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sharing Session menjadi salah satu bentuk layanan karier yang diberikan LP3MLK kepada calon wisudawan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan, motivasi, dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya perencanaan karier sejak dini sebagai bekal memasuki dunia profesional.Sementara itu, Kepala LP3MLK Unidayan, Dr. Rosnani Said, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk menjembatani transisi mahasiswa dari dunia akademik menuju dunia kerja. Menurutnya, keberhasilan lulusan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan non-akademik, seperti sikap profesional, etika kerja, kemampuan beradaptasi, keterampilan komunikasi, serta keberanian dalam memanfaatkan peluang yang ada."Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang siap bersaing, mampu beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata di dunia kerja maupun masyarakat," ungkapnya.Kegiatan Sharing Session secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. H. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, pembekalan menjelang kelulusan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.Pada sesi materi, peserta memperoleh wawasan dari Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, Dra. Siti Amalia Abibu, M.Si., yang membahas pentingnya menyusun perencanaan karier, meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta membangun kesiapan menghadapi persaingan di era yang terus berkembang. Ia juga mendorong para calon lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui penguasaan keterampilan, pengalaman organisasi, serta pembelajaran sepanjang hayat agar mampu bersaing di pasar kerja.Materi berikutnya disampaikan oleh Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Rahadian Triaji, bersama Hari Baku, Ekonom Yunior Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara. Keduanya memaparkan materi bertajuk "Sosialisasi Forum Ekonomi Sulawesi Tenggara 2026", yang mengulas perkembangan ekonomi regional, peluang dan tantangan ekonomi ke depan, serta pentingnya peran generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inovasi, kewirausahaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh Agus Salim selaku moderator, yang mengarahkan jalannya diskusi sehingga berlangsung interaktif dan komunikatif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, khususnya pada sesi tanya jawab yang membahas strategi mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, membangun pola pikir profesional, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan berbagai peluang karier setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.Melalui kegiatan ini, LP3MLK Universitas Dayanu Ikhsanuddin berharap para calon wisudawan tidak hanya memiliki bekal akademik yang memadai, tetapi juga mampu menyusun peta karier yang jelas, mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta menjadi lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi komitmen Unidayan dalam mendukung program Diktisaintek Berdampak melalui penguatan kualitas lulusan yang berdaya saing dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.Baca Juga Berita:FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN TINGKATKAN DAYA SAING LULUSAN MELALUI PELATIHAN SOFT SKILL DAN LAYANAN KARIERMAHASISWA FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN RAIH JUARA 1 LOMBA POSTER SEMINAR INTERNASIONAL6 MAHASISWA BUDIDAYA PERAIRAN UNIDAYAN MAGANG DI JEPANG, PERKUAT LANGKAH MENUJU KAMPUS BEREPUTASI INTERNASIONAL
SelengkapnyaBaubau, 30 Juni 2026 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Soft Skill Angkatan XIII dan Layanan Karier ke-X Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan di Baruga La Ode Malim, Kota Baubau, Selasa (30/6/2026).Mengangkat tema "Edukasi, Informasi, dan Public Speaking: Membangun Edukator Kesehatan yang Efektif, Percaya Diri, dan Berdaya Saing," kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembekalan bagi mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat dan Gizi yang telah mengikuti prosesi yudisium sebelum memasuki dunia kerja.Pelatihan dirancang untuk memperkuat kompetensi nonakademik mahasiswa melalui berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Peserta memperoleh pembelajaran mengenai teknik penyusunan curriculum vitae (CV) yang profesional, strategi menghadapi wawancara kerja, pemahaman mengenai peluang dan kebutuhan tenaga kesehatan, peningkatan kemampuan public speaking, serta layanan konseling karier sebagai sarana perencanaan karier yang lebih terarah.Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unidayan, Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian fakultas dalam mempersiapkan lulusan agar mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif.Menurutnya, pembekalan ini menjadi langkah akhir yang diberikan fakultas kepada mahasiswa sebelum resmi menyandang status alumni. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti setiap sesi secara optimal sebagai bekal menghadapi proses rekrutmen dan pengembangan karier di masa mendatang.Dr. Rininta menegaskan bahwa keberhasilan lulusan saat ini tidak hanya ditentukan oleh penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, kemampuan berkolaborasi, serta keterampilan interpersonal lainnya yang menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor pekerjaan."Soft skill, khususnya kemampuan berbicara di depan umum, menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki lulusan. Dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menyampaikan gagasan secara efektif, bekerja sama dalam tim, dan memiliki kepercayaan diri dalam menjalankan profesinya," jelasnya.Selain memperoleh materi pelatihan, mahasiswa juga mengikuti sesi layanan konseling karier yang bertujuan membantu peserta mengenali potensi diri, memahami minat dan bakat, serta menyusun rencana karier yang selaras dengan kompetensi yang dimiliki.Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan sebagai bekal untuk menghadapi dinamika dunia kerja, khususnya di bidang kesehatan yang terus mengalami perkembangan.Pada kesempatan tersebut, Dr. Rininta turut menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, narasumber, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menegaskan bahwa Pelatihan Soft Skill dan Layanan Karier merupakan agenda rutin FKM Unidayan sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif, profesional, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Dr. Rininta Andriani, S.Sos., M.Kes membawakan materi tentang Public Speaking, sementara Dahmar, SKM., M.Kes menyampaikan materi mengenai teknik melamar pekerjaan, strategi sukses menghadapi wawancara, serta penyusunan CV dan surat lamaran kerja.Sementara itu, H. Djainuddin Ishak, S.Si., Apt., M.Si dari Dinas Kesehatan Kota Baubau memberikan materi mengenai prospek karier tenaga kesehatan sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan ditutup dengan sesi layanan konseling karier yang memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam menyusun perencanaan karier secara lebih matang.Melalui pelaksanaan Pelatihan Soft Skill Angkatan XIII dan Layanan Karier ke-X ini, FKM Universitas Dayanu Ikhsanuddin kembali menegaskan perannya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap bersaing, beradaptasi, dan berkontribusi secara profesional di dunia kerja.Baca Juga Berita:FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN YUDISIUM 46 MAHASISWA, LULUSKAN ANGKATAN PERDANA PROGRAM STUDI GIZIMAHASISWA FKM UNIVERSITAS DAYANU IKHSANUDDIN RAIH JUARA 1 LOMBA POSTER SEMINAR INTERNASIONAL6 MAHASISWA BUDIDAYA PERAIRAN UNIDAYAN MAGANG DI JEPANG, PERKUAT LANGKAH MENUJU KAMPUS BEREPUTASI INTERNASIONAL
Selengkapnya