Pengukuhan Guru Besar Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) dilaksanakan di Baruga La Ode Malim, pada Minggu, 28 Desember 2025, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh nuansa akademik. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan sumber daya akademik dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di lingkungan Unidayan.Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan suasana hening untuk menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Universitas Dayanu Ikhsanuddin sebagai wujud penghormatan terhadap institusi dan nilai-nilai kebangsaan.Memasuki agenda utama, dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) Guru Besar oleh Pegawai LLDIKTI Wilayah IX Bidang Sumber Daya Perguruan Tinggi, Bapak Andi Faisal, S.E., M.M.Pembacaan SK tersebut menetapkan pengukuhan dua dosen Universitas Dayanu Ikhsanuddin sebagai Guru Besar, yaitu:👨🏫 Prof. Dr. Drs. Andi Tenri Machmud, M.Si.👨🏫 Prof. Dr. Drs. Jumadi, M.Si.Pembacaan SK ini menandai pengakuan negara atas capaian akademik tertinggi dalam jabatan fungsional dosen, sekaligus menjadi bukti dedikasi panjang para Guru Besar dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Selanjutnya, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., membacakan Berita Acara Pengukuhan Guru Besar.Prosesi ini dilaksanakan dengan didampingi oleh:Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara, Dr. Andi Lukman, M.Si.Ketua Harian Yayasan Pembina Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Wa Ode Maasra, S.Sos., M.Si.Pembacaan Berita Acara tersebut secara resmi menandai pengukuhan dan pengesahan kedua Guru Besar Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam forum akademik terbuka.Dalam sambutannya, Rektor Unidayan Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada kedua Guru Besar yang telah dikukuhkan. Rektor menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi, integritas akademik, serta komitmen dalam mengembangkan tridharma perguruan tinggi.Rektor juga menekankan bahwa keberadaan Guru Besar memiliki peran strategis dalam:Penguatan budaya akademikPengembangan riset dan publikasi ilmiahPembinaan dosen dan mahasiswaKontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah dan nasionalKetua Harian Yayasan Pembina Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Wa Ode Maasra, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pengukuhan Guru Besar tersebut. Ia menyatakan bahwa capaian ini menjadi bukti kemajuan institusi serta keberhasilan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Unidayan.Menurutnya, Yayasan Pembina akan terus mendukung pengembangan kualitas dosen dan peningkatan reputasi akademik Universitas Dayanu Ikhsanuddin.Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada Universitas Dayanu Ikhsanuddin atas pencapaian akademik tersebut. Ia menegaskan bahwa Guru Besar merupakan aset strategis bangsa yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan tinggi, riset, dan inovasi.Dr. Andi Lukman juga mendorong para Guru Besar untuk terus berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI IX.Acara pengukuhan ditutup dengan sesi foto resmi, sebagai penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan. Pengukuhan Guru Besar ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
SelengkapnyaBaubau — Lembaga Pengembangan Pendidikan, Penjaminan Mutu, dan Layanan Karier (LP3MLK) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan Sharing Session bertema “From Campus to Career: Langkah Cerdas Menjadi Profesional Muda” bagi 395 calon wisudawan Angkatan ke-52, pada Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Baruga La Ode Malim Universitas Dayanu Ikhsanuddin.Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis Unidayan dalam membekali calon lulusan dengan wawasan karier, penguatan soft skills, serta kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja dan dunia usaha yang semakin kompetitif dan dinamis.Dalam sambutannya, Kepala LP3MLK Unidayan, Dr. Rosnani Said, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjembatani transisi mahasiswa dari dunia akademik menuju dunia profesional. Ia menekankan pentingnya kesiapan non-akademik, seperti sikap profesional, etika kerja, kemampuan beradaptasi, serta keberanian mengambil peluang.Sebagai narasumber utama, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Baubau, Bapak Aliman, S.E., M.Si., membagikan pengalaman dan wawasan terkait peluang karier, khususnya di bidang kewirausahaan dan pengembangan usaha. Ia mendorong para calon wisudawan untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan kreativitas.Kegiatan sharing session ini dipandu oleh Bapak Agus Salim selaku moderator, yang mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung interaktif dan komunikatif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, yang membahas strategi menembus dunia kerja, membangun mindset profesional, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan pasca-kampus.Melalui kegiatan ini, para calon wisudawan diharapkan mampu melakukan refleksi diri, menentukan arah karier secara lebih terencana, serta memiliki keyakinan dalam melangkah menuju dunia profesional.Sharing Session ini merupakan agenda rutin LP3MLK Universitas Dayanu Ikhsanuddin yang dilaksanakan setiap menjelang prosesi wisuda, sebagai bentuk komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi nyata di masyarakat.
SelengkapnyaBaubau — Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali menorehkan capaian membanggakan di bidang akademik. Dua program studi di bawah naungan Fakultas Teknik, yakni Program Studi Sarjana (S1) Teknik Pertambangan dan Program Studi Sarjana (S1) Teknik Sipil, secara resmi mendapatkan status Terakreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik.Penetapan status akreditasi ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional terkait peralihan kewenangan akreditasi program studi keteknikan, yang sebelumnya dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan kini diamanatkan kepada Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM-TEKNIK) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.Akreditasi tersebut ditetapkan berdasarkan:Surat Keputusan LAM Teknik Nomor 0810/SK/LAM Teknik/AS/XII/2025 untuk Program Studi S1 Teknik Pertambangan.Surat Keputusan LAM Teknik Nomor 0882/SK/LAM Teknik/AS/XII/2025 untuk Program Studi S1 Teknik Sipil.Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan Fakultas Teknik.Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas diraihnya akreditasi tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur akademik. “Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Program Studi Teknik Pertambangan dan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin atas diraihnya status terakreditasi. Capaian ini adalah hasil dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen seluruh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta dukungan para alumni. Semoga akreditasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor Unidayan.Lebih lanjut, Rektor berharap akreditasi ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat daya saing lulusan Unidayan di tingkat regional maupun nasional.Dengan diraihnya status akreditasi ini, Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin semakin optimistis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja, khususnya di bidang teknik pertambangan dan teknik sipil.
Selengkapnya