Unidayan, 22 Januari 2026 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali menyelenggarakan Lomba Kreativitas Siswa XXVII dan Lomba Kreativitas Mahasiswa VII. Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Kreasi dan Inovasi, Wujudkan Generasi Kompak, Cerdas dan Berkarakter.”Acara yang berlangsung di Baruga La Ode Malim Unidayan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Baubau, Eko Prasetya, S.T., M.M., Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd., Dekan FKIP, Haerudin, S.Pd., M.Pd., serta dosen dan civitas akademika di lingkungan FKIP Unidayan.Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Baubau, Eko Prasetya, S.T., M.M., beliau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Ia menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi sebagai kompetensi utama dalam menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Kreativitas HMPS Pendidikan Matematika FKIP Unidayan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya kreativitas, inovasi, serta daya saing peserta, baik dari kalangan siswa maupun mahasiswa. Ia juga berharap lomba ini dapat menjadi wadah pengembangan potensi generasi muda yang berkarakter, kolaboratif, dan berorientasi pada prestasi.Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran HMPS sebagai mitra strategis program studi dalam menciptakan ruang akademik yang produktif, kreatif, dan inspiratif. Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana promosi institusi dalam memperkenalkan Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unidayan kepada masyarakat luas. Kegiatan Lomba Kreativitas ini merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan minat, bakat, dan kompetensi peserta didik, sekaligus mendukung visi Unidayan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
SelengkapnyaLembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) lolos sebagai penerima Program Hibah TFCCA (Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act) pada Siklus Pertama, yang dikelola oleh Konservasi Indonesia selaku Administrator TFCCA.Dari total 58 proposal yang masuk dan diseleksi secara ketat, proposal LPM Unidayan berhasil terpilih sebagai salah satu proposal yang memperoleh pendanaan. Proposal tersebut berjudul “Masa Depan Gurita Tropis Kaledupa: Restorasi Ekosistem dan Pemanfaatan Berkelanjutan.”Program hibah TFCCA bertujuan mendukung upaya konservasi terumbu karang dan ekosistem laut, serta mendorong pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat. Proposal yang diusulkan LPM Unidayan dinilai memiliki relevansi yang kuat terhadap isu pelestarian ekosistem pesisir, khususnya di wilayah Kaledupa, serta berpotensi memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.Pimpinan Universitas Dayanu Ikhsanuddin menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada LPM Unidayan atas capaian tersebut. Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Unidayan dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi institusi dalam mendukung program konservasi nasional. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk terus menghasilkan karya penelitian yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan, serta mengharumkan nama universitas di tingkat nasional maupun internasional.
SelengkapnyaUniversitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) melaksanakan Program MAKESA (Mari Cek Kesehatan) Gratis yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Gedung Baruga La Ode Malim Unidayan.Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor lingkup Unidayan, Direktur Pascasarjana, para Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro, Kepala UPT lingkup Unidayan, dosen dan pegawai, serta perwakilan mahasiswa dari setiap program studi. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Unidayan dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan sivitas akademika serta menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan nyaman.Dalam sambutannya, Dr. Syamsul Una, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Rektor IV Universitas Dayanu Ikhsanuddin, menyampaikan dukungan penuh institusi terhadap pelaksanaan program kesehatan dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan kampus. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis sebagai contoh dalam membangun budaya hidup sehat bagi mahasiswa dan masyarakat luas.Selanjutnya, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, memaparkan urgensi penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok dari perspektif kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya implementasi KTR, khususnya di lingkungan pendidikan, sebagai upaya perlindungan terhadap dampak buruk asap rokok dan pencegahan penyakit tidak menular.Sementara itu, dr. Waode Sarning, Sp.PD, Direktur RS Kabupaten Buton Selatan, menyampaikan materi edukatif mengenai Diabetes Melitus. Dalam paparannya, ia menjelaskan faktor risiko, dampak penyakit terhadap kualitas hidup, serta pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai langkah preventif dalam mencegah diabetes sejak dini.Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika Unidayan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta mendukung kebijakan Kawasan Tanpa Rokok demi terciptanya lingkungan kampus yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
Selengkapnya