Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) lolos sebagai penerima Program Hibah TFCCA (Tropical Forest and Coral Reef Conservation Act) pada Siklus Pertama, yang dikelola oleh Konservasi Indonesia selaku Administrator TFCCA.Dari total 58 proposal yang masuk dan diseleksi secara ketat, proposal LPM Unidayan berhasil terpilih sebagai salah satu proposal yang memperoleh pendanaan. Proposal tersebut berjudul “Masa Depan Gurita Tropis Kaledupa: Restorasi Ekosistem dan Pemanfaatan Berkelanjutan.”Program hibah TFCCA bertujuan mendukung upaya konservasi terumbu karang dan ekosistem laut, serta mendorong pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat. Proposal yang diusulkan LPM Unidayan dinilai memiliki relevansi yang kuat terhadap isu pelestarian ekosistem pesisir, khususnya di wilayah Kaledupa, serta berpotensi memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.Pimpinan Universitas Dayanu Ikhsanuddin menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada LPM Unidayan atas capaian tersebut. Keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Unidayan dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi institusi dalam mendukung program konservasi nasional. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk terus menghasilkan karya penelitian yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan, serta mengharumkan nama universitas di tingkat nasional maupun internasional.
SelengkapnyaUniversitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) melaksanakan Program MAKESA (Mari Cek Kesehatan) Gratis yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Gedung Baruga La Ode Malim Unidayan.Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor lingkup Unidayan, Direktur Pascasarjana, para Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro, Kepala UPT lingkup Unidayan, dosen dan pegawai, serta perwakilan mahasiswa dari setiap program studi. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Unidayan dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan sivitas akademika serta menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan nyaman.Dalam sambutannya, Dr. Syamsul Una, S.Pd., M.Pd., selaku Wakil Rektor IV Universitas Dayanu Ikhsanuddin, menyampaikan dukungan penuh institusi terhadap pelaksanaan program kesehatan dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan kampus. Menurutnya, kampus memiliki peran strategis sebagai contoh dalam membangun budaya hidup sehat bagi mahasiswa dan masyarakat luas.Selanjutnya, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, memaparkan urgensi penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok dari perspektif kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya implementasi KTR, khususnya di lingkungan pendidikan, sebagai upaya perlindungan terhadap dampak buruk asap rokok dan pencegahan penyakit tidak menular.Sementara itu, dr. Waode Sarning, Sp.PD, Direktur RS Kabupaten Buton Selatan, menyampaikan materi edukatif mengenai Diabetes Melitus. Dalam paparannya, ia menjelaskan faktor risiko, dampak penyakit terhadap kualitas hidup, serta pentingnya penerapan pola hidup sehat sebagai langkah preventif dalam mencegah diabetes sejak dini.Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika Unidayan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan serta mendukung kebijakan Kawasan Tanpa Rokok demi terciptanya lingkungan kampus yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
SelengkapnyaUniversitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyampaikan apresiasi akademik atas keberhasilan Dr. Sardin, M.Pd. dalam menempuh Sidang Terbuka Promosi Doktor Bidang Pendidikan Matematika di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada Selasa, 14 Januari 2026. Capaian ini menandai pencapaian kualifikasi tertinggi dalam jenjang pendidikan formal serta kontribusi ilmiah yang signifikan bagi pengembangan pendidikan matematika di Indonesia.Dalam sidang terbuka tersebut, Dr. Sardin mempertahankan disertasinya berjudul “Pengembangan Modul Digital Berbasis Pembelajaran Hybrid untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Statistik dan Self-Efficacy Statistik Mahasiswa.” Penelitian ini berangkat dari tantangan transformasi pendidikan di era digital, di mana integrasi teknologi pembelajaran dengan pendekatan pedagogis yang adaptif menjadi kebutuhan strategis dalam peningkatan kualitas proses belajar mengajar di perguruan tinggi.Disertasi tersebut menawarkan model modul digital berbasis pembelajaran hybrid yang mengombinasikan interaksi tatap muka dan pembelajaran daring secara sistematis. Secara konseptual, penelitian ini menekankan penguatan dua aspek utama dalam pendidikan statistik, yakni: Kemampuan berpikir statistik, yang mencakup keterampilan mahasiswa dalam menafsirkan data, menarik inferensi, dan mengambil keputusan berbasis bukti; serta Self-efficacy statistik, yakni keyakinan diri mahasiswa dalam memahami dan menerapkan konsep statistik secara akademik dan praktis.Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul digital berbasis hybrid berpotensi meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperkuat kemandirian belajar mahasiswa, serta mendorong pola berpikir kritis yang lebih terstruktur. Hal ini relevan dengan kebutuhan pengembangan kurikulum berbasis outcome dan pembelajaran berbasis teknologi di perguruan tinggi.Dalam kesempatan terpisah, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi strategis atas capaian ini: “Atas nama pimpinan dan seluruh civitas akademika Universitas Dayanu Ikhsanuddin, saya mengucapkan selamat kepada Dr. Sardin, M.Pd. atas keberhasilan meraih gelar doktor. Pencapaian ini tidak hanya merupakan prestasi individual, tetapi juga kontribusi penting bagi penguatan kualitas akademik, riset, dan pengembangan pendidikan di lingkungan Unidayan. Kami berharap temuan dan pengalaman akademik beliau dapat diintegrasikan dalam pengembangan pembelajaran di kampus, khususnya pada bidang pendidikan matematika dan metodologi pengajaran berbasis teknologi.”Keberhasilan promosi doktor ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen dan tenaga pendidik di lingkungan Unidayan untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik, memperluas agenda riset, serta berkontribusi pada inovasi pembelajaran yang berbasis bukti ilmiah.Universitas Dayanu Ikhsanuddin berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan kapasitas akademik, penelitian terapan, serta implementasi model pembelajaran inovatif yang responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selengkapnya