Baubau – Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali mencatat sejarah penting dalam perjalanan akademiknya dengan mengukuhkan tiga Guru Besar sekaligus, pada acara Pengukuhan Guru Besar yang berlangsung di Baruga La Ode Malim, Minggu (03/08/2025).Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Guru Besar oleh Pegawai LLDIKTI Wilayah IX Bidang Sumberdaya Perguruan Tinggi, Bapak Andi Faisal, S.E., M.M., untuk:👨🏫 Prof. Dr. La Dunifa, S.Pd., M.Pd.👨🏫 Prof. Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd.Selanjutnya, Rektor Unidayan Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., membacakan Berita Acara Pengukuhan Guru Besar, didampingi oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara, Dr. Andi Lukman, M.Si., serta Ketua Harian Yayasan Pembina Unidayan, Wa Ode Maasra, S.Sos., M.Si.Momen bersejarah ini juga menjadi semakin sakral dengan diserahkannya SK Guru Besar kepada Prof. Dr. Andi Tenri Machmud, M.Si. SK tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Dr. Andi Lukman, M.Si., kepada Rektor Unidayan untuk kemudian diserahkan kepada yang bersangkutan.Dalam sambutannya, Rektor Unidayan Ir. L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., menyampaikan bahwa penambahan tiga Guru Besar baru ini merupakan wujud nyata komitmen Unidayan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, riset, dan pengabdian masyarakat. “Dengan hadirnya tiga Guru Besar baru ini, Unidayan semakin mantap menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan di kawasan timur Indonesia,” ungkapnya.Ketua Harian Yayasan Pembina Unidayan, Wa Ode Maasra, S.Sos., M.Si., turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Ia berharap, keberadaan Guru Besar dapat memberikan inspirasi bagi dosen-dosen lain untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik dan menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat.Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si., menegaskan bahwa pencapaian ini tidak hanya membanggakan Unidayan, tetapi juga menjadi kontribusi besar bagi dunia pendidikan tinggi di Indonesia. “Kami berharap para Guru Besar dapat terus menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan, riset, dan inovasi di wilayah ini,” ujarnya.Dengan dikukuhkannya Prof. Dr. La Dunifa, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd., dan Prof. Dr. Andi Tenri Machmud, M.Si., kini Unidayan telah memiliki enam Guru Besar aktif, memperkuat posisi kampus ini sebagai salah satu universitas swasta terkemuka di Indonesia Timur.#Unidayan #GuruBesarUnidayan #SKGuruBesar #PengukuhanGuruBesar #AkademikUnidayan #KampusBaubau #PrestasiAkademik
SelengkapnyaBaubau — Lembaga Pengembangan Pendidikan, Penjaminan Mutu, dan Layanan Karier (LP3MLK) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menyelenggarakan Sharing Session bertema “From Campus to Career: Langkah Cerdas Menjadi Profesional Muda” bagi 450 calon wisudawan angkatan ke-51, Kamis (31/07/2025), bertempat di Baruga La Ode Malim.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis kampus dalam membekali lulusan dengan wawasan karier dan kesiapan mental menghadapi dunia profesional yang dinamis.Kepala LP3MLK Unidayan, Dr. Rosnani Said, dalam sambutannya menekankan pentingnya transisi yang terencana dari dunia akademik menuju dunia kerja. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan lulusan bukan hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kemampuan membangun sikap profesional, etika kerja, dan adaptasi terhadap tantangan di dunia nyata.“Melalui kegiatan ini, kami berharap para lulusan tidak hanya menjadi sarjana, tetapi juga siap menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat sebagai profesional muda yang tangguh dan berintegritas,” jelas Dr. Rosnani.Dalam sesi berbagi tersebut, para peserta mendapatkan insight langsung dari narasumber berpengalaman di bidang pengembangan karier, kewirausahaan, dan dunia industri. Materi yang disampaikan meliputi strategi menembus dunia kerja, membangun mindset profesional, serta peluang karier pasca-kampus.Sharing Session ini juga menjadi momentum refleksi dan motivasi bagi para calon wisudawan agar mampu menentukan arah langkah masa depan dengan bijak dan penuh keyakinan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin LP3MLK Unidayan setiap menjelang prosesi wisuda, sebagai bentuk komitmen institusi dalam memastikan bahwa setiap lulusan siap berdaya saing di tengah tantangan global dan perkembangan dunia kerja yang semakin kompleks.
SelengkapnyaUnidayan, 29 Juli 2025 – Sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) memulai perjalanan magang internasional ke Jepang. Keberangkatan mereka menjadi bukti nyata dukungan Unidayan dalam memberikan pengalaman global kepada mahasiswa.Sebelum tiba di Jepang, ketiga mahasiswa tersebut transit terlebih dahulu di Tiongkok menggunakan maskapai China Eastern Airlines. Setibanya di bandara internasional di China, mereka melanjutkan penerbangan ke Jepang sebagai destinasi akhir untuk mengikuti program magang.Ketiganya membawa serta dokumen resmi dan surat keterangan yang menunjukkan partisipasi mereka dalam program magang. Mereka akan menjalani kegiatan profesional di Jepang selama beberapa bulan ke depan sebagai bentuk implementasi pembelajaran di luar kampus.Sekretaris Program Studi Teknik Mesin Unidayan, Bapak Afdal Syarif, S.T., M.T., menyampaikan pesan haru dan semangat kepada para mahasiswa, "Jaga diri baik-baik, tunjukkan dedikasi dan etos kerja selama di Jepang. Sampai jumpa kembali tahun depan di Teknik Mesin Unidayan." Universitas Dayanu Ikhsanuddin terus berkomitmen membuka peluang internasional bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, keterampilan, dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja global.#UnidayanGoGlobal #MahasiswaUnidayan #TeknikMesinUnidayan #MagangKeJepang #MBKMUnidayan #InternasionalisasiUnidayan #MahasiswaMagangJepang #UnidayanMendunia #KampusMerdeka #KampusGoInternasional
Selengkapnya