Baruga La Ode Malim Unidayan, 18 Mei 2024 - Seminar Kesehatan Nasional dengan tema "Mata Sehat di Era Digital" Sukses diselenggarakan pada hari Sabtu, 18 Mei 2024. Seminar ini menghadirkan Pakar Mata, Prof. dr. Budu, M.Med.Ed., Sp.M(K)., PhD., yang juga menjabat sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas), sebagai pembicara utama. Bertindak sebagai moderator dalam seminar ini adalah Dr. Rininta Andriani, M.Kes., Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unidayan.Rektor Unidayan, Ir. LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., membuka acara dengan memberikan sambutan yang menggarisbawahi pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penggunaan perangkat digital yang semakin meningkat memerlukan perhatian khusus terhadap kesehatan mata, terutama di kalangan mahasiswa dan profesional muda.Seminar ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk para Wakil Rektor, para Dekan, anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi di Unidayan. Acara ini menjadi ajang penting untuk menyebarluaskan informasi dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan mata di tengah maraknya penggunaan teknologi digital.Prof. dr. Budu dalam paparannya menjelaskan berbagai dampak negatif penggunaan perangkat digital terhadap kesehatan mata, seperti digital eye strain (DES), dan memberikan tips serta trik untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut. Beliau juga menyoroti pentingnya melakukan pemeriksaan mata secara rutin dan menerapkan gaya hidup yang sehat untuk menjaga kesehatan mata.Dr. Rininta Andriani, M.Kes., sebagai moderator, mengarahkan diskusi dengan baik sehingga para peserta seminar dapat memahami materi dengan jelas dan interaktif. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan Prof. dr. Budu, yang menjawab setiap pertanyaan dengan jelas dan mendalam.Seminar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital, serta memotivasi mereka untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam penggunaan perangkat digital.#MataSehat #EraDigital #SeminarKesehatan #Unidayan #FKMUnidayan #ProfBudu #KesehatanMata #DigitalEyeStrain #HidupSehat
SelengkapnyaAula Bupati Buteng, 8 Mei 2024 - Serah terima mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IX TA. 2023/2024 kepada Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.Acara dimulai dengan pembacaan laporan yang disampaikan oleh Ibu Dr. Wa Ode Zulia Prihatini, S.T., M.T., sebagai Ketua Satgas Pelaksanaan KKN Tematik. Dilanjutkan dengan sambutan yang menginspirasi dari Bapak Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., yang menegaskan komitmen universitas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.Sambutan puncak datang dari Bapak Akhmad Sabir, S.H., Asisten Pemerintah & Kesra Sekretaris Daerah Buteng, yang secara resmi menerima dan melepas mahasiswa KKN Tematik Angkatan IX Tahun 2024 di wilayah Kabupaten Buton Tengah. Dalam sambutannya, beliau menyoroti peran penting pendidikan tinggi dalam membantu pemerintah daerah menghadapi tantangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.Keberadaan para Wakil Rektor, Dosen Pendamping Lapangan, serta seluruh panitia KKN Tematik Angkatan 2023/2024 menandai kesolidan dan komitmen bersama dalam menjalankan misi akademis universitas. Acara ini bukan hanya sekadar seremonial, namun juga menjadi cerminan nyata dari sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintahan dalam upaya menciptakan perubahan positif bagi masyarakat.Momen serah terima mahasiswa KKN Tematik Angkatan IX ini tidak hanya menandai akhir dari sebuah pengabdian, tetapi juga merupakan awal dari hubungan yang lebih erat antara Universitas Dayanu Ikhsanuddin dan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah. Semoga kerjasama ini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan daerah.
SelengkapnyaDalam rangka mendukung upaya mencapai sasaran dari Indikator Kinerja Utama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, yang bertujuan meningkatkan inovasi perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan target Link and match PTS, Universitas Dayanu Ikhsanuddin menjadi tuan rumah Workshop Registrasi Pendidik dan Dosen yang Berkegiatan Tridharma di Luar Kampus dan Program Studi yang Bekerjasama Dengan Mitra. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX, Adapun pembawa materi Workshop, Bapak Dr. Ichsan Kasnul Faraby, S.Sos., M.Si., Sebagai Ketua Tim (Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Madya), Markus Yan Patarru (Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda), La Ode Abdul Kadir (Pengadministrasi Kependidikan), Putri Fafvrida (Analis Prasarana Pendidikan).Dalam sambutannya Bapak Rektor, Ir. LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., menyampaikan perasaan bangga dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan workshop yang prestisius ini."Kami merasa sangat bangga dan berterima kasih karena Universitas Dayanu Ikhsanuddin dipercaya sebagai tuan rumah untuk menggelar workshop ini," ujar Ir. LM. Sjamsul Qamar. "Ini merupakan penghargaan bagi kami dan juga merupakan kesempatan yang berharga untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia."Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan mitra eksternal dalam meningkatkan inovasi dan mutu pendidikan. Workshop ini diharapkan dapat menjadi forum yang produktif bagi para peserta untuk bertukar informasi, menjalin kerjasama, dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai regulasi dan persyaratan dalam melaksanakan kegiatan di luar kampus.Dengan komitmen bersama dan kerja keras, Universitas Dayanu Ikhsanuddin yakin dapat terus berkontribusi dalam mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menciptakan lulusan yang berkualitas serta berdaya saing tinggi.Acara ini dihadiri oleh utusan dari berbagai universitas dan Perguruan Tinggi Swasta se-Kepulauan Buton, dengan jumlah peserta mencapai ±100 orang. Dalam workshop ini, para peserta diajak untuk memperdalam pemahaman tentang tata cara dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam melaksanakan kegiatan di luar kampus, serta memperkuat kerjasama antara perguruan tinggi dan mitra eksternal demi kemajuan bersama.Dalam suatu presentasi pemateri menegaskan beberapa hal yang menjadi perhatian Dosen boleh berkegiatan di luar kampus, yg penting;1. Sesuai basic keilmuannya,2. Mendapat ijin & surat tugas dari pimpinan,3. Ada MoU antara kampus & institusi tempat dosen berkegiatan,4. Kegiatan yg dilakoni di institusi tsb ada feedback-nya bagi pengembangan kurikulum, kampus/prodi, maupun mahasiswanya.
Selengkapnya