Baubau, 17 Agustus 2023 – Dalam sebuah momen yang penuh makna, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir.L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., bersama dengan Ketua Harian Yayasan Pembina Unidayan, Wa Ode Maasra Manarfa, M.Si., mendapatkan kehormatan istimewa untuk menghadiri upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara tersebut digelar dengan khidmat di Lapangan Lembah Hijau Kota Baubau pada tanggal 17 Agustus 2023.Dalam suasana yang sarat semangat nasional, Rektor Ir.L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., dan Ketua Harian Yayasan Pembina Unidayan, Wa Ode Maasra Manarfa, M.Si., bersama dengan para tokoh masyarakat dan pejabat pemerintahan, turut berdiri mengenang perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan negara. Upacara tersebut dilakukan untuk menghormati dan mengenang momen bersejarah saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1945."Kehadiran kami di upacara peringatan hari kemerdekaan ini adalah sebuah penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah berjuang dengan gagah berani demi kemerdekaan dan persatuan Indonesia," ujar Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir.L.M. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., "Semangat patriotisme dan nasionalisme yang kita rasakan hari ini adalah warisan berharga yang harus terus dijaga dan diteruskan kepada generasi mendatang."Dalam kesempatan tersebut, Ketua Harian Yayasan Pembina Unidayan, Wa Ode Maasra Manarfa, M.Si., juga menyampaikan pesan penting mengenai arti kemerdekaan dan peran masyarakat dalam menjaga keutuhan bangsa. "Kemerdekaan bukan hanya tentang tanggal 17 Agustus, tetapi juga tentang semangat untuk terus maju, berinovasi, dan bekerja bersama demi masa depan yang lebih baik."Upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ini menjadi momentum yang memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, mengingatkan semua generasi akan pentingnya menjaga dan memperjuangkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Semoga semangat juang para pahlawan dapat terus menginspirasi kita semua untuk membangun bangsa yang lebih kuat dan berdaya.
SelengkapnyaBaruga La Ode Malim, 8 Agustus 2023 - Unidayan kembali menunjukkan komitmen kuatnya terhadap pendidikan yang inklusif dan inovatif dengan mengadakan Bimbingan Teknis Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang berlangsung pada tanggal 8 Agustus 2023. Acara yang digelar di Baruga La Ode Malim ini dihadiri oleh sejumlah pihak penting, termasuk Rektor, Para Wakil Rektor, Pimpinan Lembaga, Pimpinan Fakultas, Kaprodi, dan Sekprodi Lingkup Unidayan.Pada bimtek RPL tersebut, Prof. Dr. Yoel Pasae, S.T., M.T., seorang pemateri terkemuka dalam bidang pendidikan, memberikan wawasan mendalam tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). RPL adalah konsep yang memungkinkan para profesional dengan pengalaman kerja minimal 3 tahun atau pelatihan bersertifikasi untuk mendapatkan kualifikasi pendidikan tinggi melalui penyetaraan akademik. Program ini telah diadopsi oleh Unidayan sebagai bagian dari upaya mereka untuk memberikan akses yang lebih luas kepada para profesional untuk memperoleh pendidikan tinggi.Penghargaan kepada 11 Program Studi Program Sarjana dan 1 Program Studi Pascasarjana di Unidayan yang berhasil memenuhi persyaratan RPL dan telah mendapat sertifikat pengakuan. Pencapaian ini adalah bukti nyata komitmen Unidayan dalam mengakui pengalaman kerja dan pelatihan profesional sebagai bagian dari proses pendidikan.RPL sendiri dapat dijelaskan sebagai upaya untuk mengubah pengalaman kerja dan pelatihan yang relevan menjadi satuan kredit semester (SKS) dalam bentuk mata kuliah. Dengan kata lain, pengalaman yang dimiliki oleh para profesional dapat diakui dan diubah menjadi komponen pendidikan formal. Ini membuka peluang lebih besar bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus mengikuti proses reguler pengambilan mata kuliah.Rektor Unidayan dalam pidato pembukaan menekankan pentingnya RPL dalam mendukung konsep pembelajaran sepanjang hayat (life-long learning) serta peningkatan jumlah tenaga kerja yang berkualifikasi tinggi. Keberadaan para pimpinan universitas, fakultas, dan program studi dalam acara ini mencerminkan dukungan mereka terhadap upaya universitas untuk terus berinovasi dalam menyediakan pendidikan yang berkualitas dan relevan.Melalui Bimbingan Teknis RPL ini, Unidayan sekali lagi membuktikan perannya sebagai pelopor dalam menciptakan solusi pendidikan yang adaptif, sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman. Program RPL tidak hanya memberikan pengakuan kepada pengalaman kerja dan pelatihan, tetapi juga mendorong semangat belajar sepanjang hayat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan terampil.
SelengkapnyaVisitasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Ibu Puspa Indah Budiono, S.KM., M.KM., dan Bapak Supriyanto, Dalam Rangka Pemberian Rekomendasi Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Dayanu Ikhsanuddin, di Aula Rektorat, 08 Agustus 2023. Visitasi oleh Kementerian Kesehatan ini merupakan hasil evaluasi dan tinjauan mendalam terhadap persyaratan akademik, fasilitas pendidikan kedokteran, serta komitmen universitas dalam memajukan bidang kesehatan. Universitas Dayanu Ikhsanuddin diharapkan dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga mampu melahirkan lulusan-lulusan yang profesional dan berkompeten di bidang medis.Dalam sambutannya, Puspa Indah Budiono, S.KM., M.KM., menyatakan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga medis di Indonesia. "Pembukaan Fakultas Kedokteran di Universitas Dayanu Ikhsanuddin merupakan langkah positif dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis yang semakin meningkat. Kita perlu terus menghasilkan dokter-dokter berkualitas yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat," ujarnya.Dalam pemaparannya, Dr. Rininta Andriyani, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, menggarisbawahi signifikansi langkah ini dalam menghadapi tuntutan masa depan di dunia medis. Dengan bersemangat, ia menjelaskan, "Fakultas Kedokteran di Universitas Dayanu Ikhsanuddin adalah upaya konkrit kami untuk menghasilkan dokter-dokter berkualitas yang dapat melayani masyarakat dengan profesionalisme dan integritas tinggi."Diskusi yang dilakukan setelah pemaparan dengan bertukar ide dan pandangan membantu mengkaji berbagai aspek terkait pembukaan Fakultas Kedokteran, termasuk kurikulum yang relevan dengan tuntutan praktik medis modern, serta pemenuhan fasilitas yang sesuai standar.Usai diskusi, dilakukan peninjauan langsung terhadap sarana dan prasarana pendidikan kedokteran yang dimiliki universitas. Tim dari Kementerian Kesehatan RI secara cermat menilai fasilitas laboratorium, ruang pbl, ruang csl & osce , dan ruang kuliah guna memastikan kondisi yang mendukung pembelajaran berkualitas tinggi.Momentum klimaks acara terjadi ketika Kementerian Kesehatan RI secara resmi menyerahkan hasil visitasi dan rekomendasi kepada Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Dalam momen tersebut, Ir. LM. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, dengan perasaan haru, menyampaikan ucapan terima kasihnya. "Kami sangat terhormat dan berterima kasih atas dukungan serta rekomendasi yang telah diberikan oleh Kementerian Kesehatan. Kami berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawab ini dengan sepenuh hati dan memastikan kualitas pendidikan kedokteran yang luar biasa," kata beliau.
Selengkapnya